baaadmin | Kamis, 16 April 2026 | 21.17 WIB  


Surabaya, 16 April 2026 – Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) menggelar Rapat Koordinasi Bidang Akademik guna mempersiapkan pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS) Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UWKS, Dr. Ir. Endang Retno Wedowati, M.T., sebagai bentuk komitmen institusi dalam menjaga mutu dan tata kelola akademik.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh para Wakil Dekan Bidang Akademik, para Ketua Program Studi (Kaprodi), Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) beserta jajarannya, Kepala UPT TIKA, Kepala UP MKWK, serta perwakilan dari BP3 dan BPM. Kehadiran berbagai unsur pimpinan dan unit kerja ini menunjukkan sinergi kuat dalam mendukung peningkatan kualitas akademik di lingkungan UWKS.

Rapat koordinasi ini membahas berbagai agenda strategis, dimulai dari peninjauan kalender akademik sebagai acuan utama dalam pelaksanaan kegiatan perkuliahan dan evaluasi pembelajaran. Penyesuaian dan sinkronisasi jadwal menjadi perhatian utama agar seluruh proses akademik berjalan tertib dan terstruktur.

Selain itu, peran dosen wali atau dosen pembimbing akademik juga menjadi sorotan penting. Dosen wali diharapkan lebih aktif dalam mendampingi mahasiswa melalui sistem Sidokar, khususnya dalam pengelolaan KRS, KHS, Satuan Kredit Ekstrakurikuler (SKE), hingga pemantauan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Hal ini dinilai krusial dalam mendukung keberhasilan studi mahasiswa.

Dalam rapat tersebut juga ditegaskan kembali ketentuan terkait SKE berdasarkan Peraturan Rektor UWKS Nomor 5 Tahun 2022. Mahasiswa diwajibkan memenuhi minimal 20 SKE sebagai syarat mengikuti tugas akhir atau skripsi, serta minimal 50 SKE untuk kelulusan atau yudisium. Perhatian khusus diberikan kepada mahasiswa tingkat akhir agar dapat menyelesaikan studi tepat waktu.

Topik lain yang turut dibahas adalah Recognisi Pembelajaran Lampau (RPL) sebagai bentuk pengakuan terhadap pengalaman belajar mahasiswa di luar pendidikan formal. Hal ini menjadi bagian dari upaya UWKS dalam mendukung pembelajaran yang fleksibel dan adaptif.

Pada sesi lain, rapat juga menyoroti pentingnya pelaporan aktivitas mahasiswa dan dosen di luar kampus melalui sistem Sidokar, termasuk kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, pembaruan data pada platform Sister dan Sinta juga menjadi perhatian untuk mendukung kinerja akademik dan institusi.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan launching SAKTI (Sistem Akademik Terintegrasi), sebuah inovasi digital UWKS yang dirancang untuk mempermudah layanan akademik mahasiswa. Melalui SAKTI, mahasiswa dapat mengakses berbagai kebutuhan akademik secara lebih terintegrasi, mulai dari pengisian KRS, pemantauan KHS, hingga informasi akademik lainnya dalam satu sistem yang lebih modern dan efisien.

Tidak kalah penting, aspek manajemen risiko dan penyesuaian pola kerja turut dibahas sebagai bagian dari upaya peningkatan tata kelola perguruan tinggi yang lebih efektif dan responsif terhadap perubahan.

Dalam konteks perencanaan jangka panjang, UWKS juga melakukan peninjauan terhadap Rencana Strategis (Renstra), standar mutu pendidikan, serta beberapa peraturan rektor terkait sistem akademik. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebijakan yang diterapkan tetap relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan pendidikan tinggi.

Menariknya, UWKS juga akan melakukan pendataan mahasiswa yang terlibat dalam sektor ekonomi kreatif bekerja sama dengan BPS Kota Surabaya. Data ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan serta kontribusi nyata perguruan tinggi dalam pembangunan daerah.

Melalui rapat koordinasi ini, UWKS menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan, layanan akademik, serta kesiapan institusi dalam menghadapi berbagai tantangan di dunia pendidikan tinggi.